Senin, 09 September 2013

Baca cerpen dulu yuk blogger. Ini cerpen buat tugas Bahasa Indonesia, mohon krikik dan sarannya yaa...



Di balik ombak
Oleh : Erik Apriyanti
Suasana liburan sekolah yang sangat menyenangkan kembali aku rasakan setelah satu semester  bergelut dengan buku-buku pelajaran yang tebal itu. Seharusnya liburan semester ini aku bisa berlibur ke universal studio’s Singapore seperti apa yang ayah janjikan kepadaku jika aku bisa mendapaatkan peringkat satu. Akan tetapi, tuntutan profesi yang dijalani ayah sangat tidak memungkinkan bagiku untuk bisa berlibur kesana. Bukan karena biaya, melainkan karena waktu. Yah, ayah memang selalu tidak mempunya waktu yang banyak untukku.
Aku Bella Anna Oktavia. Aku adalah anak tunggal. Sangat sepi memang bila tidak mempunyai saudara. Terlebih aku sudah tidak mempunyai ibu. Ia meninggal ketika aku berusia 2 tahun.
Bulan ini ayah diberi tugas dinas bekerja di papua tepatnya di pedalaman hutan Papua. Ayah bekerja di bidang pertambangan yang menjadikan waktunya tersita di pekerjaan.
Setelah tiba di bandara Kokonao, mobil jemputan dari kantor tiba tepat di depan kami ketika kami sedang sibuk megecek barang-barang kami. Didalam perjalanan, ayah bercerita banyak padaku. Ia bercerita bahwa ibu meninggal di Papua. Kematiannya pun sangat misterius. Aku pun tidak tahu runtut kejadiannya karena saat itu aku masih terlalu kecil untuk memahaminya.
Setelah beberapa jam, kami pun tiba di sebuah rumah mewah milik ibuku dulu sewaktu bekerja disini. Suasana alam yang masih asri terasa sangat asing bagiku karena aku terbiasa dengan suasana keramaian kota dan lalu lalang kendaraan bermotor yang menimbulkan polusi yang sangat menyebalkan. Pada awalnya aku memang menolak diajak pindah ke Papua oleh ayah karena pikiranku adalah perubahan kulit menjadi hitam dan penduduknya yang berambut keriting kumal yang membuat bulu kudukku mendadak naik.
Setelah beberapa hari tinggal disana, aku mulai terbiasa dengan suasana dan keadaan alam disana. Aku mulai mempunyai banyak teman, dan pandanganku yang buruk tentang orang-orang papua kian lama kian menghilang. Mereka sangat ramah dan sopan kepadaku. Aku sering bermain bersama mereka. Tak  jauh dari rumahku, terdapat laut yang sangat menakjubkan bagiku. Tidak seperti laut Ancol yang keruh dan sudah tercemar polusi. Laut ini sangat indah dan jernih airnya. Di tambah dengan pasir berwarna putih berkilau rupanya semakin menjadi daya tarik tersendiri bagiku.
Namun, ayah sering melarangku bermain kesana karena konon laut itu adalah laut angker yang hingga kini tak ada satupun orang yang dapat memecahkan misteri yang merenggut nyawa ibuku. Ibu menghilang ketika sedang ber-snorkling disana.
Aku sering melanggar larangan ayah untuk tidak pergi kesana. Aku sangat menyukai laut itu. Begitu juga dengan teman-temanku yang pandai berenang. Mereka sering menjelejahi laut itu untuk sekedar mencari bintang kaut atau kerang untuk di bakar. Rasanya pun begitu lezat seperti daging udang dilumuri keju mozzarella.
            Hingga pada suatu hari ketika ayah pergi ke kantor, aku merasa sangat bosan. Kemudian untuk menghilangkan rasa bosanku, aku berniat untuk bermain komputer. Akan tetapi, mouse komputernya tidak ada, “bagaimana ini !! mousenya tidak ada. Apa aku cari saja ya di gudang. Kemungkinan besar barang- barang yang sudah tidak dipakai disimpan disana.” Gumamku sambil berjalan kearah gudang.
“ Kotor sekali gudang ini !! seperti tidak pernah dibersihkan.” Lalu mulailah aku mencari mouse komputer. Aku mengobrak-abrik tempat yang kira-kira isinya adalah alat-alat elektronik. Setelah babarapa mencari padsa tumpukan electonik ternyata aku menemukan mouse yang aku cari. Setelah itu aku memutuskan untuk langsung meninggalkan gudang karena udara didalam memang sangat membuat nafasku tersengal-sengal. “KRAKKK !!!” aku tidak sengaja menginjak sebuah kotak yang terbuat dari karton. “apa ini ,” segera kuambil karton itu seraya kubuka perlahan isinya. “sebuah kertas ??” batinku sambil menganalisa kertas apakah itu. Ini seperti kertas kuno yang digunakan oleh kerajaan-kerajaan jaman dahulu. Aku kebingungan membacanya. Tulisannya sangat aneh bahkan tidak menyerupai tulisan yang biasanya kebanyakan orang tulis. Sepertinya ini adalah gambar sebuah istana megah ditengah laut dengan burung camar berpelatuk super panjang dan berwajah seram  sebagai penjaganya. Nampak seram gambar di dalam kertas itu. Di sisi kanan terdapat tulisan
 istana dibalik ombak  .’’
Saat sedang bingung membaca tulisan itu, aku mencari kertas lain yang mungkin bisa membuat teka-teki ini berhasil dipecahkan. Benar saja, aku menemukan sebuah kunci berwarna biru. “Sepertinya aku belum pernah melihat kunci seperti ini, aneh sekali bentuknya” ocehku sambil terus memperhatikan dengan seksama seluruh bagian dari kunci itu.
Penemuan kunci dan gudang itu aku ceritakan pada teman-temanku sehari kemudian. “jangan-jangan nin adalah peta menuju istana di balik ombak yang pernah orang-orang ceritakan” kata asha, salah satu teman baruku. “Dan kunci itu...”kataku “Adalah kunci sebuah ruangan yang konon adalah tempat penyimpanan harta karun istana dibalik ombak” lanjut Umam.
          “Apapun itu kita tetap harus memecahkan semua misteri ini teman !!” ocehku seperti burung-
kakak tua yang belum makan 3 hari.
Malam semakin larut, namun mataku belum juga bisa terpejam karena peristiwa di gudang tepmpo lalu. Kutimang-timang kunci berwarna biru laut itu dan tak luput jua pandanganku yang masih diiringi oleh kebingungan menatap kertas itu. Hujan deras diluar masih juga belum membuat mata ini terpejam. Sampai akhirnya aku berniat mendengarkan musik klasik, namun usaha ini belum juga berhasil. Berbagai cara aku lakukan agar mata ini dapat terpejam. Dari menonton televisi, bermain ponsel sampai membaca dongeng sebelum tidur aku lakukan. Dari kecil aku memang menderita insomnia. Aku juga sangat tersiksa dengan penyakit yang satu ini.
“KRING..KRING..KRING !!!!” terdengarlah bunyi keras dari ponselku. “Hallloo..halllo bell..bell..hallo” teriak ayah dari telepon, “iya yah, aku sudah dengar jangan bersuara keras-keras aku belum tuli”timpalku kesal. “ayah ada meeting penting hari ini, kamu masak mie instan saja ya. Tidak apa kan ?” tanya ayah tanpa nada kasihan. “Baiklah yah, apa boleh buat” kataku dengan nada kesal.
Sehabis bangun tidur, aku langsung mandi dan bergegas mengamnbil sepedaku untuk pergi ke rumah Sasha. Sesampainya disana aku langsung mengutarakan tujuanku untuk memecahkan misteri Istana di balik ombak.
“Sha, bagaimana kalau kita mencoba memecahkan misteri ini mulai sekarang. Bukankah lebih cepat lebih baik ?” tanyaku
“Iya, memang. Tetapi, bagaimana caranya supaya kita bisa pergi ke istana itu sedangkan kita tidak tahu arahnya.”kata Sasha
Tiba-tiba Umam datang dengan berlari menuju ke arah kami berkumpul. “ Sasha dan Bella. Air laut sedang surut. Bagaimana kalu kita pergi kesana untuk mencari kerang ?”kata Umam dengan nafas yang masih tersengal-sengal.
“Ide yang bagus” jawabku dan Sasha serentak.
            Air laut sedang surut. Itu tandanya anak-anak berlomba-lomba mencari kerang laut. Mereka mencarinya ketika air laut surut. Ini biasanya berlangsung kurang-lebih selama 2 jam. Banyak anak-anak desa yang berbondong-bondong membawa pulang kerang laut. Mereka membawanya pulang untuk dimasak. Dan memang aku akui kerang laut memang enak rasanya.
            “Cepat Bella, kumpulkan kerang yang banyak sebelum air laut kembali pasang”  teriak Sasha dari kejauhan. Aku memang tidak pandai dalam hal mencari kerang. Selain mengandalkan ketelitian, mencari kerang juga harus mengandalkan kesabaran.
            “ Ahh, yang sebelah sini sudah tidak ada. Aku pergi kesana saja lah..”ucapku sambil berjalan menuju ketengah lagi. Begitu seterusnya, karena aku sangat bersemangat dalam mencari kerang ( juga karena aku belum sarapan), aku terus menuju ketengah laut dan semakin menuju tengah.
            “ Bella !! cepat lari air laut sudah mulai surut.” Teriak Sasha dari kejauhan. “Atau kau tak akan bisa melawan derasnya ombak. Cepat lari...!!” sambung Umam dengan nada yang masih berteriak pula.
            Tersadar akan teriakan teman-temanku, aku lalu mendongakkan kepalaku dan melihat apa yang terjadi didepan. “AAAAAAHHHHH!!!!!!” teriakku. Ombak yang sangat deras membuat tubuhku tak kuasa menahannya. “ TOLONG....TOLL..LONGG” teriakku dengan kata yang terputus-putus karena air dalamnya air laut membuat aku sulit menuju permukaan. Dengan nafas dan sisa tenaga seadanya, aku terus berteriak mencari bantuan. Tetapi hasilnya nihil, kulihat teman-temanku tak berkutik diasana. Hanya berteriak-teriak meminta bantuan kepada nelayan yang akan pergi melaut. Tetapi sayang, tidak satupun nelayan yang terlihat disana.
            Tiba-tiba, aku merasakan seperti ada yang menarik tubuhku dari bawah. Ini membuat aku tidak bisa bernafas karena kepalaku tercelup kedalam air. Sampai akhirnya aku tidak kuat menahan nafas dan pingsan.
*****
            Rasa pengap yang menyelimuti ruangan itu sangat menyesakkan dadaku. Dengan mata sayup dan kepala yang masih sakit aku mencoba bangun dari bongkahan batu sebagi alas tidurku itu. Aku tak percaya ini, tangan dan kakiku di ikat menggunakan rantai. Aku berusaha melepaskanya, tetapi rantai itu sangat kuat. “ TOLONG..TOLONG..lepaskan aku” teriakku.
            “ KRAKK” terdengan keras pintu yang terbuat dari kayu yang sangat tebal terbuka. Dan datanglah dua ekor burung camar yang berwajah aneh dan sangar. “ HEYY anak manusia. Kau telah lancang memasuki daerah kerajaan kami. Kau harus kuadukan kepada Yang Mulia Raja untuk dihukum” kata salah satu burung camar.
            “Apaa?? Ini sungguh aneh. Burung itu berbicara kepadaku. Burung itu bisa berbicara. Sungguh diluar akal manusia.”batinku dalam hati. “Tetaplah disini, aku akan segera membawamu menemui baginda raja setelah kami makan siang” kata burung camar.
            “ Tunggu !!” teriakku. “Ada apa lagi !!” kata burung Camar dengan nada yang lebih ditinggikan.
“ Dimana aku dan siapa kalian ??” tanyaku
            “ Kau berada di Istana balik ombak. Sebuah istana yang berada di tengah laut. Dan kau telah lancang berada disini. Kau sudah sepantasnya mendapat hukuman.” Jawab burung camar.
Kedua burung Camar itu lalu pergi meninggalakan tempat penyekapanku. Setelah berpikir cukup lama akhirnya aku teringat akan kata temanku bahwa istana dibalik ombak itu memang benar-benar ada dan aku sekarang mengetahuinya. Aku juga ingat akan gambar peta dan sebuah kunci berwarna biru muda itu. Beruntung aku tidak lupa membawanya. Kulihat sakuku dan ternyata kedua benda itu ada. Aku sangat bersyukur karena aku membawa peta itu, karena mungkin saja peta itu bisa menunjukan jalan keluar dari istana dibalik ombak ini.
Tetapi, sekarang yang aku pikirkan bukan tentang peta dan kunci itu lagi, tapi bagaimana aku bisa melepaskan ikatan rantai ini. Kemudian aku tak sengaja mencoba kunci berwarna biru itu untuk membuka gembok yang ada pada rantai itu. Setelah kucoba ternyata berhasil. Senyum sumringah pun turut menghiasi wajahku. Kubuka satu-persatu gembok rantai itu, dan kulakukan dengan cepat sebelum burung-burung camar itu datang dan mengetahuinya.
Aku langsung berlari melalui pintu belakang dan pada saat itu juga burung camar itu masuk. Aku pun langsung berlari, berlari dan berlari. Kedua burung camar itu masih tetap mengejarku. Dengan kondisiku yang masih lemas dan burung camar itu semakin cepat mengejarku karena ia mempunyai sayap, aku memutuskan untuk bersembunyi. Dengan masih dalam keadaan berlari, aku melihat keadaan sekeliling yang siapa tahu ada tempat untuk bersembunyi.
Tiba-tiba ada seorang anak kecil yang menarik lenganku dan membawaku berlari melewati sebuah pasar. Ia mengajakku berlari menuju rumahnya.
“ Untunglah aku bisa lolos dari kedua burung Camar itu. Terima kasih kau telah menolongku” kataku
“ Iya sama-sama. Oh ya, kau siapa dan dari mana ? sepertinya kau bukan orang sini.” Tanya anak itu. “Aku Bella. Aku memang bukan orang sini. Aku tersesat disini. Dan kau...?”tanyaku
“ Aku Mona. Aku juga manusia sepertimu dan aku juga mengalami nasib yang sama separtimu, terdampar di istana balik ombak” terangnya.
“ Lalu bagaimana kau bisa sampai disini ?? Dan tempat apa ini ??” tanyaku. “Aku terseret sebuah ombak yang membawaku ke tengah laut dan pada saat itu ada sebuah pusaran yang menjadikan aku terdampar disini. Istana di balik ombak adalah sebua istana yang berada disuatu tempat yang tidak terdapat didalam peta. Ini bisa disebut sebagai pulau tersembunyi.” Terang Mona
“ Lalu, mengapa mereka ingin menangkap dan menghukumku ?” tanyaku lagi. “ Itu karena baginda raja tidak suka bila ada penyusup yang memasuki wilayah istananya. Apalagi manusia, dia tidak segan-segan menghukum dan memenjarakan manusia yang telah lancang datang ke pulau ini”
“Tetapi,  aku kan tidak sengaja terdampar di pulau ini.” Jawabku.
“Begitulah..semua manusia yang telah sampai di Istana ini tidak akan dibiarkan pergi begitu saja. Mereka akan di sekap di penjara bawah tanah.” Ucap Mona
“Bagaimana cara membebaskan mereka ?” tanyaku.
“ Hanya bisa dilakukan dengan satu cara, yaitu peta Istana di balik Ombak dan sebuah kunci rahasia.” Jawabnya
“ Tunggu dulu, apa ini yang kau maksud ?” kataku sambil menunjukan sebuah kertas dan kunci berwarna biru muda.
“ BENARR..ini adalah peta dan kuncinya. Bagaimana kau bisa mendapatkanya?” tanya Mona
“ Ini aku temukan di gudang rumah ibuku dulu. Awalnya aku mengira ini adalah barang murahan dan tidak berguna, tetapi taman-temanku memintaku untuk tidak membuangnya.” Jawabku
Setelah menyusun rencana dan tak-tik untuk dapat menyusup ke dalam istana, aku dan Mona memutuskan untuk segera bergegas menuju istana untuk membebaskan para tahanan di dalam penjara.
Aku dan Mona menyusup melelui pintu belakang. Dengan aku mempunyai kuncinya, aku menjadi semakin mudah menyusup ke dalam istana. Aku kira, kunci itu hanya bisa digunakan untuk satu pintu dan itu pintu harta karun. Tetapi keinginan itu ku urungkan niatku karena menyelamatkan orang-orang itu jauh ebih penting daripada harta. Apalagi Mona pernah bilang bahwa adik laki-lakinya juga ikut dipenjara disana. Hal ini membuat semangatku untuk menyelamatkan orang-orang itu menjadi berkobar-kobar.
Dengan tak-tik dan langkah yang telah disusun dirumah, akhirnya kami bisa memasuki istana lewat pintu dapur. Kami menyamar menjadi prajurit kerajaan. Anehnya, semua orang di kerajaan memakai topeng yang sangat menakutkan. Mona menyuruh kau juga ikut memakainya.
“Gawat, ada penjaga. Cepat kau lari menuju penjara bawah tanah dan selamatkan mereka. Sementara aku akan tetap disini mengalihkan perhatian mereka” kata Mona
“ Tetapi bagaimana jika kau tertangkap ? kita datang bersama, pulang juga harus bersama.” Jawabku gelisah.
“Tidak !! menyelamatkan mereka jauh lebih penting. Ayo cepatlah lari.” Bentak Mona
Aku pun berlari menuju ke penjara bawah tanah sambil melihat peta itu. Setelah berlari cukup lama, akhirnya aku sampai pada sebuah pintu besar. Ku masukkan kunci itu pada lubangnya. Aku terkejut. Banyak manusia sepertiku terkurung disini.
“ Aku datang untuk menyelamatkan kalian. Cepatlah keluar, tetapi jangan sampai ketahuan.” Bisikku dengan pelan.
“Bella !!” panggil seorang wanita
“ Ibu !! ibu masih hidup ??”jawabku sambil memeluk wanita itu
“Ayo kita tinggalkan tempat ini. Ini bukanlah lam kita.” Kata ibu
Aku, ibu beserta orang-orang lain kabur melalui jalan belakang. Kami keluar secara bergantian, jadi penjaga takkan bisa mengetahuinya. Setelah sampai di luar istana, aku teringat akan Mona. Ia masih berada didalam. Aku pun berlari memasuki istana lagi. Tiba-tiba ada seseorang yang menarik lenganku.
“Diam!! Ini aku.” Kata Mona
“ Kau selamat. Syukurlah!!.” Kataku dengan nafas lega.
Kamipun pergi meningalkan istana dan pulau itu. Dengan kunci itu kami bisa keluar dari pulau misteri itu. Dan kini kami kembali dengan selamat.
Para warga menyambut kedetangan kami dengan senang hati. Orang-orang sangat berterima kasih kepadaku. Karena keberanianku, mereka menjadi selamat dan bisa keluar dari Istana di balik ombak itu.
Sebagai ucapan terima kasih, warga mengarakku menggunakan kereta kuda mewah dan megah. Aku sangat senang dan bahagia bisa menyelamatkan mereka. Dan aku juga bisa menyelamatkan ibuku. Ternyata ia belum meninggal. Bahagianya hatiku tidak bisa dilukiskan dengan apapun di dunia ini.
Saat para warga sedang mengarakku, tiba-tiba datanglah hujan yang sangat deras membanjiri pantai itu. Para warga berlarian mencari tempat untuk berteduh.
Aku pun basah kuyup dan tiba-tiba suara itu mengagetkanku.
“Ichaa !!!! bangun !!! lihat sudah jam berapa. Masih ngorok saja !! nanti terlambat sekolah.” Teriak mama menghancurkan semua mimpi indahku
“AAAHH mama, orang lagi mimpi indah juga diganggu. Padahal aku kan baru saja mendapatkan penghargaan karena telah menyelamatkan warga desa” jawabku sebal dengan badan yang sudak basah kuyup karena disiram air satu ember.
Ternyata hanya mimpi. Tetapi hal itu tak bisa aku lupakan seumur hidupku. Berpetualang pada dunia mimpi sangat menyenangkan. Tetapi, bila harus mendapat hukuman dari guru bahasa jawa di sekolah, mending nggak jadi mimpi aja deh !!
Aku pun bergegas sholat subuh lalu mandi. Kegiatan itu kulakukan dengan super cepat supaya aku tidak terlambat.
*****

Jumat, 06 September 2013

Study tour ke Bandung



A. PENDAHULUAN

1.1 ALASAN PELAKSANAAN STUDY TOUR
Untuk memenuhi syarat kenaikan kelas tahun ajaran 2011/2012 , panitia study tour SMP Negeri 1 Prembun mengadakan acara study wisata yang dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juni 2012 di kota Bandung,Jawa Barat. Kegiatan study wisata ini bertujuan untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang pendidikan di kalangan pelajar. Selain itu, kegiatan ini juga berguna sebagai sarana rekrasi dan hiburan setelah selesai menghadapi UKK (Ulangan Kenaikan Kelas).

1.2 TUJUAN STUDY TOUR
Adapun tujuan daari pelaksanaan study tour ini adalah sebagai berikut :
a. Mempelajari dan memperdalam ilmu pengetahuan
b. Menambah wawasan dan pengalaman
c. Penyelidikan, mengamati dan diamati suatu objek
d. Dapat mengetahui sejarah dan asal- usul suatu obyek

1.3 PESERTA STUDY TOUR
Peserta study tour ini adalah seluruh siswa kelas VIII.

1.4 WAKTU PELAKSANAAN STUDY TOUR
Study tour dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juni 2012.

1.5 LOKASI STUDY TOUR
Pelaksanaan study tour dilaksanakan di kota Bandung, Jawa Barat. Ada lima tempat wisata yang akan dikunjungi, diantaranya adalah :
a. Museum Geologi Bandung
b. Museum Asia-Afrika
c. Puspa IPTEK
d. Tangkuban Perahu
e. Cibaduyut

B. ISI

1.6 DESKRIPSI PERJALANAN
1. Hari Pertama, 13 Juni 2012
Pada pukul 18.00 seluruh peserta study tour berkumpul di lapangan SMP Negeri 1 Prembun untuk persiapan keberangkatan menuju Bandung. Sebelumnya telah diadakan acara sholat maghrib berjamaah di mushola sekolah. Setelah dilakukan pengecekan terhadap peserta study tour, para siswa antre menuju busnya masing – masing. Sebelum berangkat, para guru pengawal yang ada di masing – masing bus mengecek kelengkapan siswa – siswi yang berada pada bus masing – masing. Setelah semua sudah lengkap akhirnya bus mulai melaju meninggalkan SMP Negeri 1 Prembun.
2. Hari Kedua, 14 Juni 2012
            Tepat pada pukul 02.00 WIB, rombongan bus study tour  sampai di wilayah dataran tinggi Nagrek. Bus berhenti di Rumah Makan Sukawati . Para siswa beristirahat sejenak di masjid yang telah disediakan. Beberapa siswa memilih untuk beristirahat dan sebagian lainnya memilih untuk persiapan menuju tempat wisata pertama yaitu Museum Geologi Bandung. Pada pukul 07.00 rombongan peserta study tour SMP Negeri 1 Prembun meninggalkan tempat transit menuju Museum Geologi Bandung yang terletak di jalan Diponegoro No.57 Bandung. Dalam perjalanan menuju Museum Geologi Bandung rombongan peserta study tour SMP Negeri 1 Prembun di suguhi pemandangan gedung –gedung bersejarah, diantaranya adalah  gedung sate yang terletak di jalan Diponegoro No.22 . Selang beberapa saat sampailah rombongan peserta study tour SMP Negeri 1 Prembun di Museum Geologi.
Museum Geologi pertama kali diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929 Masehi, awalnya museum ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi hasil penyelidikan geologi yang dilakukan oleh para ahli yang dikomandoi oleh pemerintah Belanda pada zaman dahulu.
            Di dalam Museum Geologi terdapat berbagai macam sejarah, diantara lain:
1. Sejarah Perkembangan Muka Bumi
a. Pengertian
            Bumi terbentuk dimulai 4.60.000.000 tahun yang lalu dan mengalami beberapa perkembangan sampai terbentuk seperti saat ini. Pada awal terbentuknya, bumi masih berupa bola api yang mengalami akulasi panas akibat kontraksi gravitasi peluruhan radioaktif dan hujan mikroit. Masa tersebtu disebut masa Arkeozaikum yang berakhir 2.500.000.000 tahun yang lalu. Selanjutnya, inti bumi yang merupakan cairan besi dan nikel memisahkan diri dari mantel bumi. Penguapan besar-besaran gas dari dalam bumi bersama-sama dengan hidrogen dan helium membentuk atmosfer positif yang kemudian menyebabkan proses pendinginan bagian secara berangsur-angsur membentuk kerak bumi.
Masa Arkeozoikum merupakan awal pembentukan batuan kerak bumi yang berkembang menjadi protokinten. Batuan masa ini ditemukan dibagian dunia yang berumur 3.800.000.000 tahun yang lalu. Pada masa ini pula tercatat sebagai awal munculnya kehidupan primitif di dalam samudra yang berupa ganggang dan bakteri yang dibuktikan dengan ditemukan posil Iyanobacteria dan Stromatin (3.500.000.000 tahun).
Masa protozoikum (2,5 milyar – 590 juta tahun yang lalu). Masa ini mulai terjadi perkembangan hidrosfer dan atmosfer serta dimulainya kehidupan yang lebih kompleks. Masa Arkeizonikum dan Protozoikum dikenal dengan masa Prokambium.

Masa Paleozonikum dibagi menajdi 6 zaman sebagai berikut :
1. Zaman Kambrium (590 juta – 500 juta tahun yang lalu)
Bumi masih berbentuk lautan penuh dengan daratan yang disebut dengan Ondwana yang merupakan cikal bakal pulau / negara India, Afrika, sebagian Asia, AustraliaAntartika danlain-lain.
2. Zaman Ordovisium (500 juta – 440 juta tahun yang lalu)
Daratan Gonswana masih menutupi celah-celah samudra, meluapnya samudra dan terjadinya zaman es adalah peristiwa yang terjadi pada masa ini.
3. Zaman Selur (440 juta – 410 juta tahun yang lalu)
Terjadi pembentukan kereta pegunungan yang melintasi daerah yagn sekarang kita kenal sebagai daerah Skandinavia, Skotlandia dan pantai Amerika Utara.
4. Zaman Devon (410 juta -360 juta tahun yang lalu)
Menyurutnya samudra hingga menyebabkan benua raksasa Gondwana daerah Eropa Timur dan Greenland terjadi pada masa ini.
5. Zaman Karbon Kwali (360 juta – 260 juta tahun yang lalu)
Terjadinya penyatuan benua dan membentuk daratan yang iklim daerahnya tergantung pada letak geografis dan astronomisnya masing-masing.
6. Zaman Perme (260 juta – 250 juta tahun yang lalu)
Benua pangea bergabung bersama membentuk daratan, air mulai menyurut karena terjadi pembentukan di daerah Antartika dan Afrika yang menyebabkan terjadinya iklim kering gurun pasir di daerah utara.

Masa Mesozoikum terbagi 3 zaman sebagai berikut :
1. Zaman Tiras (250 juta – 210 juta tahun yang lalu)
Benua Pangea bergerak ke arah utara dan daerah gurun terbentuk lembaran es di daerah selatan mulai mencair ke celah-celah antar benua mulai terbentuk di Pangea.
2. Zaman Jura (210 juta – 140 juta tahun yang lalu)
Benua Pangea terpecah yaitu darata yang sekarang dikenal sebagai Amerika Utara memisahkan diri dari daratan Afrika. Selain itu, daratan Amerika Selatan memisahkan diri dari daratan Antartikan dan Australia.
3. Zaman Kapur (140 juta – 65 juta tahun yang lalu)
Negara India terlepas dari Afrika daratan utamanya menuju daerah Asia dan terbentuklah iklim sedang di daerah India.

 Masa Konozoikum menjadi 6 zaman yaitu :

1. Kala Paleosin (67 juta – 56,7 juta tahun yang lalu)
Awal munculnya pemakan rumput, primata, burung dan sebagian reptil. Kala ini ditandai dengan kegiatan magma secara intensif, busur lava yang besar dan hujan meteroid.
2. Kala Eosen (56,7 juta – 35,5 juta tahun yang lalu)
Daerah Afrika menabrak daerah Eropa dan daerah India masih bergerak menuju daerah Asia, mengangkat pegunungan Alpen dan pegunungan Himalaya. Tekanan antara benua membentuk cekungan samudra melebar yang menyebabkan permukaan air laut merendah.
3. Kala Oligasen (35,5 juta – 24 juta tahun yang lalu)
Daratan kian lua, lautan menyempit, pergerakan kerak benua terjadi secara luas di daerah Amerika dan daerah Eropa mulailah terbentuk pada kala Oligosen ini.
4. Kala Miosen (24 juta – 5 juta tahun yang lalu)
Pada kala ini padang rumput semakin meluas, hutan semakin berkurang.
5. Kala Pliosen (5 juta – 1,8 juta tahun yang lalu)
Sejumlah besar tumbuhan habis karena cuaca yang semakin dingin.
6. Kala Plestosen (1,8 juta – 0,01 juta tahun yang lalu)
Kala ini dikenal sebagai zaman es karena pada zaman ini terjadi beberapa kali Glasisasi. Pada zaman ini sebagian besar daerah Eropa, Amerika, Utara, Asia Utara ditutupi oleh es, begitu pula pegunungan Alpen, Himalaya dan Cherpathia, iklim bumi benar-benar lebih hangat.
Bentuk Muka Bumi.
Bentuk muka bumi ini tidak rata atau bergelombang, terdiri dari daratan dan dasar laut. Dasar lautan adalah muka bumi yang lebih rendah daripada daratan. Dasar lautan menjadi tempat menggenangnya air.
a. Bentuk muka Bumi di Daratan
Daratan adalah bentuk muka bumi yang timbul di atas permukaan laut atau lautan. Daratan tersebut berupa benua danpulau. Ketinggiannya 0 meter – 9.000 meter dari permukaan laut.
1) Daratan rendah pantai, tingginya antara 0 m – 200 m diatas permukaan laut.
2) Daratan tinggi, meliputi sebagai berikut :
 Pegunungan rendah, tingginya antara 201 m – 500 m diatas permukaan laut
§
 Pegunungan menegah, tingginya antara 501 m – 1.500 diatas permukaan laut
§
 Pegunungan tinggi, tingginya lebih dari 1500 m diatas permukaan laut.
§
§ Gunung yaitu bagian dari puncak pegunungan yang tingginya beragam. Gunung-gunung berpuncak tinggi umumnya dijumpai di daerah pegunungan tinggi dan dijumpai di pegunungan menengah.
 Lembah, ngarai, bukit
§ dan plato. Lembah adalah bagian permukaan bumi yang rendah, letaknya diantara lereng-lereng kaki pegunungan, gunung atau bukit. Lembah yang curam, dalam, dan memanjang disebut ngarai atau cayon. Disepanjang ngarai, hampir selalu terdapat sungai. Negara sering dijumpai di daerah muka bumi bentuk grabon. Grabon terbentuk dibagian puncak pegunungan lipatan yang patahdi Indonesia graben banyak dijumpai di bagian-bagian pegunungan misalnya patahan semangko Usumatera) yang panjangnya 1650 km.
Bukit adalah gunung kecil disebut juga perbukitan umum terdapat di sekitar lokasi pegunungan rendah dan pegunungan menengah. Plato (plateu) adalah bagian muka bumi yang relatif datar dan tingginya melebihi 700 m di atas permukaan laut.

b. Daratan dan potensinya bagi kehidupan
Setiap ragam bentuk daratan mempunyai fungsi atau potensi menopang kehidupan manusia. Lebih-lebih jika bentang daratan ini memiliki iklim yang baik, seperti di bumi nusantara kita. Iklim dikatakan baik apabila curah hujannya cukup banyak dan temperatur udara sedang. Dengan demikian memungkinkan tumbuh suburnya aneka jenis tumbuh-tumbuhan serta hidupnya aneka jenis hewan. Iklim dikatakan kurang baik jika temperatur udara terlampau rendah (sangat dingin) atau terlampau tinggi dan jarang sekali turun hujan.
Daratan pulau- pulau di Indonesia terbentuk lahan asal struktural dan lahan asal vulkanik. Indonesia beriklim laut muson tropik yang bersuhu tinggi dan bercurah hujan banyak. Akibatnya bagian terluas daratan pulau-pulau tertutup vegetasi yang berpopulasi besar.

Bentuk-bentuk Batuan pada Proses Permukaan Bumi.
Bentuk batuan pada proses permukaan bumi, dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
a. Batuan beku ialah batuan yagn terjadi karena magma yang berupa zat cair pijar mengalami pendinginan       dan menjadi beku
    1. Batuan beku dalam (plutonik atau abisik), tempat pembekuan di saluran magma di bagian dalam trosfer                          (di dalam bumi).
   2. Batuan beku yang atau kordio, tempat pembekuannya di saluran magma (diatrema).
   3. Batuan beku luar atau lelehan, tempat pembekuannya permukaan bumi.

Tabel contoh batuan beku
Batuan beku dalam Batuan beku gang / kerok Batuan beku luar
Diorit
Diorit kwarsa
Gabro
Granit
Sieris Aplidioris
Apli-Spessafer
Odinit
Porfit – diorit
Porfit – granit
Porfit – sierit Andesis
Basalt
Batu apung
Daasit
Uparis
Trachis
b. Batuan Sedimen (endapan) ialah batuan yang diangkut oleh aliran air, angin atau cairan gletser kemudian diendapkan di tempat ini. Akibat proses diagenesis (gaya kimia dan fisis) batuan sedimen menjadi keras.
Berdasarkan proses pembentukannya, batuan sedimen dibagi menjadi 3 bagian yaitu sebagai berikut :
1) Batuan sedimen klasik, yaitu sedimen yang susunan kimianya sama dengan bahan asal. Ketika diangkut hanya mengalami penghancuran dari besar menjadi kecil misalnya, kerikil, pasir, lumpur (berasal dari batu-batu besar di gunung, masuk ke sungai lalu terbawa air dan saling membentuk dan akhirnya menjadi kecil, susunan kimianya masih sama dengan batuan asal).
2) Batuan sedimen kimiawi, yaitu sedimen yang terjadi karena proses kimia pelarutan, penguapan dan oksidasi. Misalnya batu gamping (CaCO2) menjadi larutan air kapur (HCO3) yang disebabkan oleh air hujan yang mengandung CO2.
3) Batuan sedimen organik, yaitu sedimen yang terjadi selama proses pengendapannya mendapat bantuan dari organisme, yaitu bisa rumah atau bangkai binatang laut yang tertimbun di dasar laut, seperti kerang, terumbu karang, turang belulang, kotoran burung (guano) yang menggunung di perut dan lapisan humus di hutan.
Berdasarkan tenaga alam yang mengangkutnya batuan sedimen dibagi menjadi 4 yaitu :
1) Batuan sedimen aeolik (aerik) adalah batuan sedimen yang terbentuk oleh tenaga angin yang mengangkutnya dan diendapkan di tempat lain. Misalnya tanah las.
2) Batuan sedimen akualik adalah batuan sedimen yang terbentuk oleh tenaga air mengalir yang mengangkutnya dan diendapkan di tempat lain, misalnya breksi dan konglonurat.
3) Batuan sedimen glasial adalah batuan sedimen yang terbentuk oleh tenaga gletser (es) yang mengangkutnya dan diendapkan di tempat lain, misalnya morena yang berasal dari lelereng gunung yang terbawa gletser dan diendapkan di kaki gunung.
4) Batuan sedimen marin, yaitu batan sedimen yang terbentuk oleh tenaga air laut (gelombang dan arus) yang mengangkutnya dan diendapkan di tempat lain, misalnya pasir putih dan pasir besi di pantai.
Beberapa macam lingkungan tempat sedimen klestik diendapkan sebagai berikut :
1) Lingkungan aluvial, yaitu lingkungan sungai misalnya endapan pasir di dasar dan keldian dan alur sungai.
2) Lingkungan dulta, yaitu muara sungai misalnya macam-macam delta (pasir dan lumpur)
3) Lingkungan gurun, misalnya gurun pasir
4) Lingkungan glasial (daerah es) misalnya timbunan morena
5) Lingkungan laut dangkal, misalnya sisa organisme laut, terumbu karang dan endapan lumpur dari darat.
c. Bantuan Metamorf (malihan atau berubah sifat) ialah bantuan beku atau sedimen yang telah mengalami perubahan bentuk dan sifat (metamorfosis) penyebabnya adalah suhu atau tekanan yang meningkat dan adanya penanmbahan zat lain ke dalam batuan asal.
Ada beberapa macam metamorfosis yaitu :
1) Metamorfosis termal atau kontak atau sentuh yaitu proses batuan metamorf yang terbentuk karena perubahan suhu misalnya marmer, batu kapur dan antrosit terjadi dari batu bara.
Metamorfosis kemal terdiri :
a. Pyrometamorfosis yaitu proses batuan yang sangat tinggi, misalnya marmer dan anteasit
b. Pneumatolysis, yaitu proses batuan metamorf terbentuk karena gas dari magma yang sedang naik dapat mengubah batuan sekeliling dan bentuk mineral batu misalnya, pembentukan biji timah dan bangka.
c. Hidrotermal, yaitu proses batuan metamorf yang terbentuk karena larutan panas bakar gas yang memprosesnya. Misalnya andesit diubah menjadi propilit.
2) Metamorfosis dinamo, yaitu proses batuan metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan misalnya, batu sabah dan batu bara.
3) Metamorfosis regional, yaitu proses batuan-batuan metamorf yang terbentuk karena faktor suhu dan tekanan yang bekerja bersama-sama misalnya batuan genesis, sabah, dan serpih.

2. Ciri-ciri Atmosfer dan Manfaatnya
Atmosfer berasal dari kata Atmos yang berarti uap atau gas dan spahira atau Sphere yang berarti bola jadi, atmosfer adalah masa udara yang menyelimuti bulatan bumi. Atmosfer ini penting untuk melindungi bumi dari pemanasan dan pendinginan yang berlebihan serta meteor-meteor dan sebagainya.
Di dalam atmosfer terdiri dari gas-gas atau zat-zat yang makin tinggi lapisan udara itu makin tipis. Unsur utama yang dominan adalah nitrogen ((N2) sebanyak 78 %, oksigen (O2) 21 %, Argon (Ar) 1 %dan karbondioksida (CO2) 0,03 %.
 Nitrogen (N2) dalam atmosfer merupakan unsur yang tidak mudah bergabung dengan unsur lain, sehingga hanya sedikit yang dimanfaatkan oleh tanah dan tumbuh-tumbuhan. Sementara itu oksigen (O2) merupakan unsur yang aktif dan mudah bersenyawa dengan unsur lain. Hal ini dapat dilihat dalam proses pelapukan oksigen pada tanah dan dimanfaatkan untuk bernafas pada mahluk hidup.
 Argon merupakan unsur yang tidak begitu penting dalam proses alam karbondioksida (CO2) meskipun sedikit merupakan unsur yang snagat penting karena sangat menyerap panas matahari yang berguna bagi tumbuh-tumbuhandan proses fotosintesis yaitu mengubah zat mata menjadi karbohidrat.
Atmosfer mempunyai lapisan-lapisan yang meliputi sebagai berikut :
1. Troposfer (troposphere)
a. Ketinggiannya tidak sama yaitu sebagai berikut :
1) di daerah kutub tingginya antara 0 – 8 km dml (dari muka bumi)
2) di daerah khatulistiwa, tingginya antara 0 – 16 km dml
3) tinggi rata-rata lebih kurang 12 km dml
b. Masa udara didilapisi paling rapat. Kandungan zat dan gas paling kompleks, lebih kurang 80 % dan kandungan zat serta gas seluruhnya terdapat di lapisan trosfer.
c. Karakteristik suhu di lapisan ini makin tinggi udara yangnaik suhu udaranya semakin rendah sampai zona suhu terendah batas trosfer dengan stratosfer mencapai 600 C. Lapisan masa udara terdingin inilah disebut zona tropopause. Sebaliknya geraak masaudara naik setiap 100 meter, suhu turun rata-rata 50 C. berdasarkan karakteristik suhu udara inilah troposper menjadi ruang tempat terbentuknya proses cuaca yang berpengaruh terhadap kehidupan mahluk hidup di permukaan bumi. Proses-proses cuaca seperti hujan, angin, awan dan sebagainya terjadi pada lapisan ini.
2. Atratosfer (stratosphere)
a. Ketinggiannya antara 15 – 55 km di muka laut.
b. Masa udara di lapisan ini tidak serapat masa udara di lapisan troposfer. Di lapisan bagian atas yaitu di sekitar batas stratosfer dengan mesofer (zona stratopause) merupakan konsentrasi gas ozon (O2) paling besar. Konsentrasi gas ozon di lapisan ini berfungsi sebagai pelindung bumi karena unsur-unsur matahari, seperti sinar gamma, sinar x, untraviolet dan infra merah dinetralisir oleh O3. oleh karena itu, unsur-unsur radiasi matahari sampai ke permukaan bumi tidak membahayakan kehidupan mahluk hidup.
c. Suhu udara dari tropopause samapi stratopause meningkat dari 620 C hingga mencapai 00 C akan tetapi dan stratopause terus menurun sampai -10 0 C di zona misofer.
3. Mesoder (mesosphere)
a. Ketinggiannya antara 55 – 75 km
b. Suhu udara di lapisan inimenurun tajam hingga mencapai -1000 C. Batu-batu meteorit yang bergerak berasal dari ekssosfer menembus atmosfer (akibat gravitasi bumi). Dilapisan mesofer batu meorit dihimpit oleh masa udara yang dingin. Akibatnya, terbakar dan hancur sebelum menyentuh muka bumi jadi, mesofer berfungsi sebagai pelindung bumi dari benturan-benturan batuan meteorit.
4. Termosfer (thermosphere)
a. Ketinggiannya dari 75 km sampai ketinggian yang belum diketahui.
b. Lapisan paling bawah dari termosfer ini disebut dengan ionosfer. Di lapisan ionosfer ini ketinggiannya antara 75 – 375 km dan merupakan ruang tempat proses ionisasi atau pembentuakn gas ion yang bermuatan listrik positif. Akibatnya, suhu di lapisan ini tinggi. Pada ketinggian 375 km suhunya naik sampai 1.0100 C dan pada ketinggian 480 km suhunya mencapai 12000 C. Di lapisan ini aurora (cahaya kutub) terlihat bergemerlap.

3.  Kehidupan pada Masa Lampau
a. Pengertian
            Kehidupan masa lampau biasa berhubungan dengan sejarah yang berartikan untuk unsur pengertian yaitu sejarah sebagai suatu peristiwa, sejarah sebagai peristiwa, sebagai ilmu serta sebagai seni.
Sejarah sebagai peristiwa adalah sejarah yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat pada masa lampau. Dalam pengertian ini, kata “sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat” sangat penting sebab segala sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan hubungan dan kehidupan masyarakat bukanlah sejarah, selanjutnya kata “masa lampau” karena suatu kehidupan atau peristiwa yang terjadi pada hari bukanlah sejarah..
Sejarah sebagai kisah adalah peristiwa sejarah yang dikisahkan kembali atau diceritakan kembali sebagai hasil rekonstruksi atau sejarah (sejarahwan) terhadap sebagai periwtiwa, contohnya sebagai buku hasil penelitian.
Sejarah sebagai ilmu adalah serangkaian langkah (prosedur) yang harus ditempuh oleh peneliti sejarah dalam menyusun kembali (merekonstruksi) susunan peristiwa sejarah.
Sejarah sebagai seni yaitu, suatu sejarah yang berkaitan dengan suatu kaidah dankemudahanbahasa. Oleh karena itu seniman-seniman karya sejarah (historyography) tidak hanya dipandang sebagai karya ilmiah, tetapi juga karya seni. Di dalam sejarah terdapat hasil-hasil peninggalan-peninggalan , bagaimana yang disebutkan sebagian peninggalan zaman dulu yang tentunya di museum geologi.

b. Jenis-jenis Hasil Peninggalan pada Zaman Sejarah (masa lampau)
Di Museum Geologi ini terdapat berbagai hasil-hasil peninggalan zaman sejarah (masa lampau) diantaranya fosil dan benda-benda hasil peninggalan zaman dulu.
a. Fosil
Di Museum Geologi terdapat fosil manusia purba serta fosli mahluk hidup lainnya. Fosli manusia purba yang ada disini yaitu :
1. Meganehtropus Palaeojavanicus
Perawakan Megantropus Paleojavanicus diperkirakan tegap, diperkirakan masif dengan tulang pipi tebal tonjokannya belakang kepala yang tajam serta tempat pelekatan yang besar bagi otot-otot tengkuh yang kuat. Dengan gerakan yang besar, maka permukaan tengah banyak kerutan-kerutan dengan gigi yang sangat kuat.
2. Phylecanthropus Erectus
Fosil ini banyak ditemukan di Indonesia. Tinggi badan diperkirakan antara 165 – 180 cm dengan tubuh dan anggota badan yang tegap, mukanya memiliki tonjolan kuning yang kua, hidung yang lebar dengan belakang kepala menyudut, isi tengkorak berkisar antara 750 – 100 cm.
3. Homosapiens
Jenis Homosapiens memiliki ciri yang lebih maju dengan Phytecanthropus erectus. Berjalan dan berdiri tegak serta lebih sempurna, tinggi badannya antara 130 – 210 cm, mulanya datar dan lebar, akar hidung lebar dan bagian mulutnya agak sedikit menonjol, dahi membulat serta tinggi, sementara bagian belakang tengkorak juga membulat dengan rahang dan gigi mengecil dan lidah terlalu menonjol ke bagian depan. Volume tengkorak rata-rata antara 1350 – 1450 cm.
Disini juga terdapat fosil hewan dan tumbuhan diantaranya :
1. Elephas Maximus
2. Bovid
3. Corvus 59 B
4. Fosil daun
5. Cypirinis Carpio
6. Phyton Retigulanus
Akan tetapi tidak kami jelaskan, hanya sebagian diantaranya :
1. Fosil Phyton Reugulatius, dan
Fosil ini merupakan fosli ular yang ditemukan di Indonesia, Ciharaman kabupaten Bandung. Diameter 5 m. Morfologinya mendekati jenis phyton rehtulatus, diperkirakan umurnya 30.000 - 40.000 tahun yang lalu.
2. Elephand Maximus
Fosil gajah yang rahang bawahnya merupakan terlengkap jenisnya di Indonesia (saudara imam) pada waktu menggali sumur di rumahnya 16 Mei 2002 (teredap dalam batu pasir konglomerat 20.000 – 30.000 tahun yang lalu.


b. Alat atau Benda pada Masa Lampau
Pada masa lalu manusia mempunyai berbagai alat yang digunakan sebagai kehidupannya sehari-hari yaitu :
1) Alat batu, yaitu suatu alat yang terbuat dari bebatuan. Ragam alat batu diantaranya :
a. Kapak Penimbas (Chopper)
b. Serut genggam (Sropper)
c. Kapak penerak (Chopping tool)
d. Pahat genggam (hand adec)
e. Kapak genggam awai (Proto hand axe)
2) Alat serpih
Adalah perkakas yang digunakan sebagai pisau, gurdi atau penusuk. Alat ini digunakan sebelum mengenal tulisan yakni digunakan sebagai mengupas, memotong atau juga menggali sejenis umbi-umbian.
3) Alat tulang
Adalah perkakas yang bahan dasarnya terbuatdari tulang binatang. Tulang-tulang ini dibentuk dari tulang hewan hasil buruan, biasanya sebelum digunakan sebagai alat biasa dibentuk sesuai kebutuhan.

 Setelah berkeliling selama kurang – lebih satu jam rombongan peserta study tour SMP Negeri 1 Prembun melanjutkan perjalanan menuju Museum Asia-Afrika.
Museum Konferensi Asia Afrika merupakan salah satu museum yang berada di kota  Bandung. Terletak di Jl.Asia Afrika No.65. Museum ini merupakan memorabilia Konferensi Asia Afrika.
            Museum ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan Gedung Merdeka. Secara keseluruhan Gedung Merdeka memiliki dua bangunan utama, yang pertama disebut Gedung Merdeka sebagai tempat sidang utama, sedangkan yang berada di samping Gedung Merdeka adalah Museum Konferensi Asia Afrika sebagai tempat memorabilia Konferensi Asia Afrika.
               Latar belakang dibangunnya museum ini adalah adanya keinginan dari para pemimpin bangsa-bangsa di Asia dan Afrika untuk mengetahui tentang Gedung Merdeka dan sekitarnya tempat Konferensi Asia Afrika berlangsung. Hal ini membuat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M memiliki ide untuk membangun sebuah museum. Ide tersebut disampaikannya pada forum rapat Panitia Peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika (1980) yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Prof. Dr. Haryati Soebadio sebagai wakil dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian museum ini diresmikan pada tanggal 24 April 1980 bertepatan dengan peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika.
            
             Selanjutnya, rombongan study tour SMP Negeri 1 Prembun melnjutkan ke tempat wisata selanjutnya, yaitu Puspa IPTEK.
             Puspa IPTEK Kota Baru Parahiyangan Bandung, dibangun sebagai wujud nyata sumbangsih putra-putri Indonesia dalam rangka membangkitkan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Bangunan ini diresmikan tahun 2005 oleh Menristek dan Mendiknas saat itu, dan merupakan pusat peraga keempat di Indonesia setelah Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Malang dan Jawa Timur Park. Selain mengantongi sertifikat Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan sundial terintegrasi terbesar yang ada di Indonesia di Pupsa Iptek juga bisa kita lihat berbagai alat peraga ilmu pengetahuan. Kita bisa datang dan mempraktikannya langsung sendiri atau dengan panduan instruktur. Kita bisa membuktikan berbagai teori sains yang dipelajari di bangku sekolah dengan alat peraga yang tersedia di sana. Cukup dengan membayar tiket tanda masuk sebesar Rp. 5.000,00 kita bisa sepuas-puasnya mempraktikan alat-alat peraga yang tersedia di sana.
1. Baskom Air Mancur, Dengan menggosok tepian baskom kita bisa membuat ai
r.

2. Sepeda gantung. Seperti seorang pemain sirkus kita bisa menaiki sebuah sepeda yang berjalan di atas seutas tali dengan tidak jatuh. Mau tahun rahasianya? Ada bandul besi dengan berat tertentu yang dipasang dibawah sepeda yang membuat terjadinya keseimbangan sepeda dan pengendaranya, sehingga sepeda dapat dikayuh di atas tali tanpa khawatir jatuh.

3. IBM Tryscience, dengan alat ini kita dapat mengakses langsung berbagai eksperimen, pameran aktivitas sains interaktif yang membuat proses belajar menjadi sangat menarik.

4. Bangosong, Alat ini mampu menghasilkan berbagai variasi bunyi yang membentuk sebuah nada merdu dengan cara memukul salat satu sisi lubang.

5. Alat untuk mengukur arus listrik pada tubuh manusia. Dengan menempelkan telapak tangan kiri dan kanan pada bidang tertentu maka jarum ukur akan bergerak. Ini menunjukan bahwa pada tubuh manusia terdapat arus listrik.

6. Kursi Paku. Bukan sulap bukan sihir, kita bisa duduk di atas paku-paku tajam tanpa mengalami luka. Ajaib bukan? Nah ternyata cara kerjanya sederhana, paku-paku tajam tersebut dipasang sedemikian rupa dengan jarak masing-masing dua sentimeter. Dengan jarak yang sama paku yang tajam tersebut bisa membagi beban tanpa melukai seseorang yang duduk di atasnya.

7. Alat uji Konsenterasi. Jika ingin menguji tingkat konsentrasi kita, gunakanlah alat ini. Sebatang stik harus kita gerakan melewati sebuah sepiral yang dilengkungkan sedemikian rupa tanpa boleh menyentuhnya. Jika berhasil artinya kemampuan melakukan konsentrasi kita bagus. Dan beragam alat peraga sains lainnya bisa kita coba, sambil belajar. Semua bisa dilakukan secara mandiri karena terdapat panduan pada setiap alat peraga yang tersedia.

Gedung Puspa IPTEK ini dibangun di lahan seluas 7850 meter persegi, dengan luas bangunan 2000 meter persegi , bidang refleksi horizontal 278 meter persegi dan vertikal 60 meter. Di bawah jarum jam ini terdapat pula ruangan yang di dalamnya terdapat replika bumi dengan diameter dua meter dan berat mencapai 12 ton yang dihiasi 12 ragam hias dari berbagai pelosok Indonesia. Untuk pembangunan gedung tersebut, pihak pengembang dan pemerintah telah menghabiskan dana sekitar Rp 3,5 miliar. tempat ini telah dibuka untuk umum pada hari Sabtu & Minggu, pkl. 10.00 - 16.00, sedangkan hari Senin-Jum'at untuk lembaga pen
didikan.